Penutupan KKN STAI HAS di Banjiri Anak Yatim

IMG-20180301-WA0002[1]STAI HAS News. Mahasiswa STAI Haji Agus Salim Cikarang menggelar Penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Santunan Anak Yatim di Desa Sukakerta Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi pada Rabu, 28/02/2018.

Acara yang dikemas dengan konsep perpisahan tersebut dihadiri oleh para dosen STAI HAS, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan IRMA (Ikatan Remaja Masjid) serta Puluhan Anak Yatim. Pada kesempatan itu para mahasiswa berpamitan kepada masyarakat Desa Sukakerta, mereka sangat berterimakasih karena telah banyak mendapatkan pengalaman yang sangat berharga selama berada di tengah-tengah masyarakat Desa Sukakerta.

Seperti yang dikutip dari Sahabat Andre M. Ja’far selaku Ketua kelompok II KKN pada saat sambutan, beliau mengatakan: “kami sangat berterimakasih kepada seluruh warga desa sukakerta yang sudah membimbing kami semua dari awal KKN hingga saat ini, kami banyak mengenal dan mulai memahami betul apa arti dari “… membumi dengan pribumi berbaur dengan kultur”, walau tidak banyak yang bisa kami lakukan untuk bisa menggali segala potensi di desa sukakerta”.

Selain itu juga mereka memohon do’a kepada masyarakat agar mereka mampu menjadi mahasiswa yang sejatinya mahasiswa sehingga label agent of change benar-benar diaplikasikan dimana pun mereka berada. Selanjutnya mereka berharap sillaturrahim dan hubungan baik mereka dengan masyarakat sukakerta tetap terjaga meskipun KKN telah selesai, kegiatan bakti sosial dan pelatihan-pelatihan harus terus digelar. “Semoga kita bisa terus menjalin sillaturrahim ini, baik melalui bakti sosial ataupun pelatihan-pelatihan keterampialan dan lain sebagainya” ujarnya.

Sementara dosen Pembimbing Kelompok II KKN STAI HAS Bpk. Suhendi Zakaria, B.HSc., MPS.  dalam sambutannya mengatakan bahwa KKN merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan arti mengabdi kepada masyarakat untuk menerjunkan mahasiswa multidisiplin ilmu karena Mahasiswa akan kembali lagi ke masyarakat atau kampung untuk memberi ilmu yang dia dapat agar bisa bermanfaat bagi semua.

“Saya mohon maaf sebesar-besarnya bila KKN ini banyak kekurangan, baik kesalahan dalam tutur kata yang tidak sopan atau perilaku yang tidak baik mohon di maafkan” ungkapnya.

Pada acara tersebut juga diselenggarakan santunan Anak Yatim sebanyak 60 orang. Kemudian acara ini ditutup dengan memberi cindera mata untuk menjadi kenang-kenang dari pihak kampus dan bersalaman dengan aparatur desa sukakerta beserta anak yatim piatu.(Kang Badrun)