Gema Jerit Kertas Memanggil

Assalamu’alaykum Wr.Wb.

Salam literasi..

Persoalan pendidikan sebetulnya, ialah masalah yang tak pernah lenyap dalam kehidupan manusia. Selama manusia ada di bumi, maka, selama itu pula pendidikan akan tetap ada. Sebagai penopang dari pembangunan, sepertinya pendidikan telah menjadi kewajiban bagi setiap anak yang ada di Indonesia untuk masuk ke sekolah (kebijakan pemerintah wajib belajar 9 tahun), meskipun pendidikan itu bukan melulu ada di sekolah, Selama 73 tahun Indonesia merdeka, pendidikan telah berganti-ganti wajah. Semakin kesini pendidikan agaknya berubah pula orientasinya. Contohnya, keadaan Guru dilihat dari stratifikasi social. Hari ini guru dalam pandangan masyarakat semakin rendah. Dahulu, banyak sekali yang bercita-cita menjadi guru sebab menjadi guru adalah cita-cita yang mulia. Tetapi, hari ini, ketika semisal anaknya ditanya orang tua, dan bericita-cita jadi guru, maka orang tua langsung menyebut demikian: “Jadi guru itu gajinya kecil!”. Contoh lain, adalah komodifikasi pendidikan. Komodifikasi pendidikan ini terjadi dalam kehidupan kita, khususnya masyarakat Industri. Sekolah hari ini menjadi seperti lembaga penyalur kerja yang siap “menyulap” anak-anak remaja ke pabrik-pabrik yang bonafit. Atau, fenomena tentang guru yang masuk ke jerat hukum, hanya lantaran mendidik muridnya, yang baru saja kita alami, fenomenanya adalah seorang guru yang meninggal dunia lantaran sang murid memukulinya. Kejadian ini terjadi di Madura. Ya, begitu banyaknya masalah pendidikan di negeri kita, yang tercinta. Indonesia.

Sajak-sajak dalam buku Antologi karya Fajar Chaidir Qurrota A’yun  ini berisi tentang pengalaman pendidikan pribadi, fenomena pendidikan yang ada di Indonesia, kehidupan para guru, dan pendapat-pendapat saya pribadi atas segala hal yang berkaitan dengan pendidikan. Terlebih, saat ini, saya memang seorang Mahasiswa STAI Haji Agus Salim Cikarang yang mengambil program studi pendidikan dan banyak melakukan komunikasi bersama sahabat-sahabat yang telah terjun ke dunia pendidikan. Bukannya sinisme yang saya sodorkan dalam sajak-sajak ini. Harapan besarnya sajak-sajak ini bisa menjadi alat saya untuk menyampaikan segala keresahan yang ada dalam batin, sekaligus mampu menjadi refleksi serta evaluasi agar pendidikan kita bisa menjadi lebih baik ke depannya.

 

Penasaran dengan buku “Gema Jerit Kertas Memanggil”??silahkan melakukan Pemesanan buku melalui : +6285774346949, atau +62 822-3081-6331.

Sekian Wassalamu’alaykum Wr.Wb.

 

#salamliterasi

#staihascikarang